Menurut penelitian NHTV Breda University yang saya baca, efek berlibur adalah kebahagiaan. Intinya, hari libur harus dirayakan. Waktu singkat itu adalah kans kita untuk break the routine. Untunglah, ada banyak long weekend 2017 dan juga hari-hari “kejepit” untuk dijadikan long weekend. Karena itulah, saya mencoba bikin seri short holiday: ide liburan berkualitas ke luar kota.

Syaratnya, kota tersebut harus mudah diakses dan punya atraksi wisata. Tujuan kita adalah Kota Batu, Jawa Timur, yang secara de jure baru terpisah dari Kabupaten Malang. Dari Jakarta: 2 jam penerbangan ke Malang, plus 30 menit naik mobil. Dari Bali: 1 jam penerbangan, plus 30 menit naik mobil. Dari Surabaya: 2,5 jam naik mobil. Dekat kan?

20151004_113138Salah satu landmark Kota Batu. (Sumber gambar: Sem S. Purba)

Jika Roma, Italia, dikelilingi 7 gunung, Batu dikelilingi 8 dataran tinggi. Ini otomatis memberinya hawa sejuk dan pemandangan keren. Seperti banyak kota dataran tinggi di Indonesia, Batu adalah juga destinasi honeymooners. Barangkali, di hawa sejuk, orang hanya bisa warm up to each other. Di Batu, kamu akan menemukan banyak wujud kehangatan, dari sumber air panas, kehangatan warga, sampai kuliner. Makan dan minum hangat di hawa sejuk nikmat, lho. Kota Batu punya ragam bakso, sate kelinci, dan produk susu yang digemari wisatawan.

TRIPvisto3Selecta di dekade 2010-an (Foto: Prayitno/Foter) & 1930-an (Foto: Ong Family/Sem Purba).

Sejak zaman pendudukan kolonial, Batu telah menjadi destinasi liburan dan dijuluki Little Swiss. Alhasil, ada banyak bangunan kuno di sana, termasuk Hotel Kartika Wijaya (karya Sarkies Bersaudara yang membangun Raffles Hotel Singapore) dan Taman Bunga Selecta. Di sana juga ada warisan sejarah, antara lain Candi Supo dan Candi Songgoriti. Di tahun 2000-an, Batu menambah banyak theme parks, antara lain Jatim Park 1 dan 2, Eco Green Park, dan Museum Angkut.

apple-1572647(Sumber gambar: Poncephotography/Pixabay)

Tentu saja, kota ini dikenal berkat apel batu. Jadi, tidak berlebihan kalau di sana kita ditawari memetik apel dari pohonnya. Wisata ini terbukti populer sejak diperkenalkan pada dekade 1990-an. Belakangan, buah-buah lain seperti mangga dan stroberi ditawarkan untuk dipetik. Buat saya, tidak ada yang lebih menyenangkan daripada memetik buah yang saya tidak tanam. Tentu saja, bayar terlebih dahulu!


Untuk short holiday di Kota Batu, lihat paket-paket menarik dan affordable di tautan ini. Kamu juga bisa menyewa private transportation (pilih Malang) yang termasuk pengemudi dan bahan bakar. Very convenient.

Facebook Comments